BATIK BANYUWANGI DAN PERKEMBANGAN ZAMAN

BATIK BANYUWANGI DAN PERKEMBANGAN ZAMAN
Dijaman serba moderen ini sarana informasi terbuka sangat luas. Semua informasi dan kebutuhan manusia bisa diakses melalui dunia internet. 

Kebebasan mengakses informasi ini bisa merubah sifat dan perilaku manusia. 

Perilaku manusia bisa berubah sesuai dengan konten informasi yang mereka baca. 

Hal tersebut dapat berdampak positif maupun negatif terhadap perkembanan perilaku manusia tersebut.

Salah satu hal yang dipengarui oleh perkembangan zaman adalah industri batik. 

Batik pada zaman dahulu hanya identik dengan pakaian yang kuno dan hanya cocok dipakai oleh kalangan tua saja. 

Namun seiring perkembangan zaman paradigma tersebut pelan-pelan telah luntur termakan oleh waktu.

Apalagi beberapa tahun lalu adanya isu jika batik akan diklaim oleh Negara Malaysia. 
Baca juga: TEKNIK PEMBUATAN BATIK BANYUWANGI
Klaim tersebut berupa pengakuan jika batik merupakan kain asli warisan dari para lelurhur mereka. 

Sontak saja hal itu membuat rasa dan jiwa patriolis kita sebagai warga Indonesia langsung meningkat. 
Banyak suara dimana-mana yang mendukung batik jangan sampai jatuh ketangan Malaysia. 

Beruntung pemerintah kita cepat tanggap menanggapi respon tersebut. Akhirnya berkat doa,

Dukungan dan kerja keras pemerintah Indonesia akhirnya berhasil mematentan Batik sebagai warisan dunia milik Negara Indonesia yang diakui oleh UNESCO. 

Maka dari itu sebagai rasa bangga kita terhadap batik indonesia kita wajib melestarikan budaya memakai batik agar jangan sampai batik jatuh ketangan neara lain.

Pada masa sekarang ini para pengrajin batik terus melakukan inovasi guna memenui kebutuhan pelanggan dan meningkatkan minat terhadap batik. 

Pelanggan batik sekarang ini tidak hanya dari kalangan tua saja melainkan juga dari  kalangan muda. 

Maka dari itu untuk mengikuti perkembangan zaman para pembatik harus mengetahui selera-selera yang diinginkan oleh masyarakat moderen.
Batik Banyuwangi merupakan salah satu batik Nusantara yang keberadaanya dipengarui oleh perkembanga zaman. 

Hal tersebut dapat kita buktikan dengan munculnya beragam motif-motif batik baru yang bersifat kontenporer. 

Motif-motif baru yang berkembangan sekarang ini lebih berwarna (colour full) ketimbang model batik terdahulu. 

Model batik zaman dulu kebanyakan warnanya hanya coklat, putih dan hitam saja. 

Atau bisa dikatakan batik Banyuwangi zaman dulu hanya menggunakan warna-warna netral saja.

Penggunaan warna netral memang identik dengan batik kuno, sehingga untuk generasi sekarang ini kurang menyukai dengan warna-warna batik tersebut. 

Mudahnya mencari insiprasi melalui dunia maya sekarang ini dimanfaatkan betul oleh para pengrajin batik. 

Mereka mencoba mengkolaborasikan antara batik yang memilki unsur-unsur kalsik digambungan dengan unsur-unsur moderen. 

Sehingga terciptalah batik-batik kontenporer yang dapat diterima oleh semua kalangan.

Sehingga diera sekarang ini khususnya para generasi Kabupaten Banyuwangi sangat percaya diri apabila mereka mengenakan batik. 

Mereka beranggapan batik tidak kuno seperti dulu lagi. Diberbagai acarapun mereka dengan bangga mengenakan batik tanpa harus malu lagi akan dicemooh oleh orang lain. 

Walaupun pada kenyataanya tidak akan ada orang yang mencemooh hal tersebut. 

Karena sekarang ini memakai batik sudah menjadi gaya hidup warga Kabupaten Banyuwangi.

Hubungi Kami

RESERVASI SEKARANG

Call / Message / WhatsApp :
081-333-782-767