BATIK KHAS BANYUWANGI

BATIK KHAS BANYUWANGI
Batik adalah salah satu dari sekian banyak kebudayaan yang menjadi ciri identitas bangsa Indonesia.

Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia (Poerwadarminta, 1984:96) menyatakan bahwa batik sebagai kain dan sebagainya dengan cara tertentu atau mula-mula ditulis dengan atau ditera dengan lilin diwarna soga.

Batik adalah lukisan atau gambar pada mori yang harus dibuat dengan menggunakan canting.

Orang melukis atau menggambar atau menulis pada mori memakai canting disebut membatik (bahasa jawa : mbatik).

Membatik menghasilkan batik atau batikan berupa bermacam-macam motif dan memiliki sifat-sifat khusus yang dimiki oleh batik itu sendiri.

Batik Banyuwangi merupakan salah satu contok batik pesisiran.
Baca juga: PENGGOLONGAN MOTIF BATIK BANYUWANGI
Batik pesisiran Banyuwangi mempunyai keunikan tersendiri dibandingkan batik yang ada di daerah pembuatan batik lainnya.

Keunikannya terletak pada motif yang banyak mengambil motif flora dan fauna sebagai unsur alam ungkapan simbolis daerah tersebut.

Salah satu motif batik Banyuwangi adalah batik Gajah Oling. Batik Gajah Oling merupakan batik ciri khas daerah Banyuwangi, dan diproduksi oleh beberapa pengrajin batik di Banyuwangi.

Salah satu desa yang ada di Kabupaten banyuwangi yang memiliki industri Batik Banyuwangi adalah Desa Tampo Kecamatan Cluring.

Di Desa Tampo merupakan wilayah sentra industri batik, hal itu dikarenan di Desa Tampo terdapat 7 pengrajin batik khas Banyuwangi yang masih aktif produksi sampai saat ini.

Menurut Soedjojo (2012) motif batik Gajah Oling dari asal katanya, kata itu merupakan gabungan kata gajah ada uling, yaitu sejenis ular yang hidup di air (semacam belut).
BACA: TIKET TRAVEL BANYUWANGI - BALI TERMURAH
Ciri itu berbentuk seperti tanda tanya, yang merupakan bentuk belalai gajah dan sekaligus bentuk uling. Dari arti katanya, gajah yang merupakan hewan bertubuh besar, berarti maha besar.

Sedangkan uling berarti eling, atau ingat. Jadi motif Gajah Oling mempunyai makna refleksi dari kemakmuran masyarakat Banyuwangi yang dikelilingi kesuburan tanahnya,

serta melahitkan suatu motif yang menggambarkan untuk selalu ingat kepada yang Sang Maha Besar atau Tuhan yang Maha Esa.

Jadi itulah penjelasan secara  singkat mengenai motif batik gajah oling.

Dari arti gajah oling diatas dapat kita ambil kesimpulan bahwa penitik beratan motif Gajah Oling terletak kepada Ketuhanan Yang Maha Esa.

Karena Dialah maha dari segala sumber inspirasi dalam pembuatan motif batik.

Hal ini memungkinkan awal penciptaan motif gajah oling ini bertujuan agar penikmat batik gajah oling ini selalu ingat kepada Tuhan yang Maha Esa saat mengenakan batik tersebut.

Hubungi Kami

RESERVASI SEKARANG

Call / Message / WhatsApp :
081-333-782-767